Apakah Vitamin B Memiliki Efek Positif Terhadap Sistem Syaraf?

Sistem saraf terbuat dari jaringan saraf yang kompleks. Sistem syaraf yang mengorganisir sendiri, Syaraf ini berkomunikasi satu sama lain secara konstan dan mengendalikan fungsi tubuh. Otak dan sumsum tulang belakang terutama bertanggung jawab untuk menangani komunikasi. Saraf semuanya terhubung di sini dari perifer dan sistem saraf otonom. Beberapa proses dalam tubuh terjadi dalam sistem ini. Vitamin kelompok B memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga fungsi sistem saraf sepanjang hidup seseorang.

Ada delapan jenis vitamin dalam kelompok B. Mereka semua mengumpulkan bantuan dalam beberapa fungsi otak. Mulai dari memasok nutrisi hingga menstabilkan metabolisme, mereka melakukan banyak fungsi. Mereka bertindak sebagai koenzim, yang mensintesis neurotransmiter dan pembentukan sel darah merah. Setiap vitamin B memiliki peran spesifik dalam sistem saraf, jika Anda mengalami kekurangan nutrisi. Vitamin B sering disebut dengan nama senyawa, seperti tiamin, niasin, folat, biotin, piridoksin, dan riboflavin.

Vitamin B1 diperparah menjadi tiamin, niasin, dan riboflavin. Mereka memainkan peran penting dalam fungsi kognitif otak. Tiamin dibutuhkan oleh neuron, sel saraf, dan sel gia yang mendukung sistem saraf. Mereka menciptakan neurotransmitter yang membantu dalam memori, melalui proses dan juga pergerakan. Kekurangan tiamin menyebabkan suatu kondisi yang disebut Sindrom Wernicke-Korsakoff. Ini terjadi pada pecandu alkohol kronis dan ketika mereka kekurangan gizi. Riboflavin diperlukan untuk mengangkut zat besi dan mineral yang diperlukan untuk pembentukan sel darah. Niacin mensintesis asam amino seperti triptofan dan berperan dalam membangun dan memperbaiki sel. Kekurangan niasin menyebabkan kondisi kesehatan seperti demensia, perubahan suasana hati dan disorientasi.

Asam Pantathenic, biotin dan pyridoxine mensintesis hormon yang disebut melatonin. Ini mengatur siklus tidur kita. Pyridoxine dan suplemen lainnya ditemukan dalam Vitamin B6 dan mereka terlibat dalam lebih dari seratus reaksi biokimia di otak. Mereka mengubah asam amino menjadi serotonin yang bertindak sebagai penstabil suasana hati. Penting untuk memilikinya di dalam tubuh untuk mengatur nafsu makan dan keseimbangan suasana hati. tempat pengobatan syaraf kejepit di pekanbaru  Biotin juga berfungsi sebagai koenzim ketika mensintesis neurotransmiter yang terlibat dalam proses penginderaan dan orientasi persepsi.

Folat sangat penting bagi wanita hamil karena ia mengembangkan sistem saraf pusat pada janin. Ini mencegah cacat lahir dan kelainan pada janin. Coablamin membantu dalam berfungsinya otak dan juga dalam menjaga kesehatan jantung.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>