Ahli kebidanan dan bidan dengan probabilitas

dokter kandungan

Pembagian antara bidan dan dokter kandungan telah berkembang sebagai kasus khusus di mana keterlambatan kelahiran bayi yang terluka adalah pusat perhatian. Kasus ini menyoroti perbedaan antara dokter kandungan dan bidan karena cara perawatan ibu dan bayinya.

Komisaris Kesehatan dan Kecacatan menemukan bahwa luka-luka bayi bisa dihindari jika lokasi persalinan ibu bergerak jauh lebih awal daripada yang sebenarnya. Sang ibu dilaporkan dirawat di rumah sakit bersalin pedesaan ketika ia melahirkan. Setelah dua belas jam dan “pengiriman tahap kedua yang berkepanjangan”, sebuah ambulans diselenggarakan untuk membawa ibu ke rumah sakit terdekat, dua setengah jam dengan mobil.

Kemudian, dokter menemukan bahwa bayi itu dalam posisi yang canggung dan bahwa ia membutuhkan operasi caesar darurat untuk melahirkan. Bayi itu berhenti bernapas segera setelah lahir dan dirawat di perawatan intensif neonatal. Bayi itu juga menderita memar parah di dahi dan wajah, sementara menderita “luka remuk” di hidung.

Kontroversi mengenai masalah berpusat pada standar perawatan yang diberikan kepada pasien. Ini memicu perdebatan sengit tentang siapa yang harus bertanggung jawab atas perawatan primer pasien dan keluarga yang mereka harapkan. Perbedaan dalam perhatian filosofis pada saat kelahiran menjadi pusat perhatian.

Ahli kebidanan telah terbukti melakukan penghindaran risiko dan pendekatan intervensi terhadap proses kelahiran. Dari sudut pandang ini, ada penekanan tertentu untuk memastikan keselamatan ibu dan anaknya selama proses berlangsung. Penggunaan teknologi untuk memantau apa yang terjadi dan mencoba menemukan alasannya adalah bagian dari pendekatan ini. Dan meskipun prosedur-prosedur ini mungkin memiliki bahaya sendiri, konvensi tersebut jelas mendukung sifat prediktifnya.

Bidan kurang “intervensi” pada umumnya. Keamanan juga ditekankan, tetapi bidan percaya bahwa ini terbaik dicapai dengan memiliki persalinan paling alami. Namun, ada juga risiko di sini. Segala jenis keadaan darurat dapat terjadi secara tak terduga dan bidan mungkin tidak memiliki staf atau teknologi untuk menangani keadaan darurat yang serius.

Komisaris telah merekomendasikan bahwa kedua organisasi, yang mewakili kebidanan dan kebidanan, bekerja bersama untuk menentukan perawatan dan perawatan kelahiran yang tepat dan standar. Apa yang terjadi pada bayi itu sangat disayangkan, tetapi menimbulkan pertanyaan penting tentang cedera kelahiran yang harus dijawab.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>